Diskusi Kelompok Tani

Rabu malam (22/12/20) di Pendopo Balai Desa Banjarwaru diadakan diskusi dua kelompok tani yaitu Bundelan Makmur dan Ledok Makmur dihadiri semua pengurus kelompok tani dan tuwowo kedua kelompok tani tersebut. 

Samsul Arifin (Kades Banjarwaru) memulai diskusi ini mengungkapkan bahwa Kelompok Tani Desa Banjarwaru tahun ini tidak mendapatkan bantuan karena pandemi. Kartu tani yang dimiliki para petani yang belum bisa dipakai sebagaimana mestinya juga diungkapkan. Menurut Kades Muda ini dikarenakan sistem yang belum menginput semua kartu tani ini dan mohon dimaklumi jikalau masih belum bisa melayani semua petani yang harus membeli pupuk non subsidi. 

"Aku yo podo koq pak, buk, keroso neg tuku pupuk non subsidi. " begitu kata Samsul dalam pembukaannya. Hal ini juga diamini oleh kedua Ketua Kelompok Tani Sugi (Bundelan Makmur) dan Anahori (Ledok Makmur). 

Dihdiri 50an petani Desa Banjarwaru dan beberapa perangkat desa, diskusi ini menarik karena srius dan santai. 

Di akhir pidatonya Samsul Arifin juga mensosialisasikan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan tahun 2021. Dalam sosialisasi pajak ini Beliau mengutarakan bahwa dalam 11 tahun terakhir ini baru di tahun 2021 ini mengalami kenaikan. 

"Yo koq pas masa pandemi seperti ini." begitu pula para petani yang hadir mengungkapkn hal yang sama. 

Semoga pandemi ini segera berakhir dan pemulihan ekonomi nasional segera terlaksana di tahun depan. (kimbjwr) 

Posting Komentar

0 Komentar